Kabupaten Event, Penyihir Wisatawan Pendobrak Pendapatan Daerah


OASE NUSANTARA - PONOROGO, - Pelaksanaan pagelaran Reyog serentak Kabupaten Ponorogo, setiap bulan tanggal 11 sudah berjalan setengah tahunan. Pelaksanaan serentak sebagai bahan analisa dan eavaluai akan kepemilikan dan keterampilan pagelaran kesenian reyog dimasing-masing desa. Ini sudah berjalan dan bisa digunakan sebagai dasar pemberian bantuan serta pelatihan kesenian oleh Dinas terkait.

Greget pagelaran reyog serentak terasa kurang karena masyarakat masing-masing desa fokus ke desanya sendiri, tantangannya terasa kurang ibarat "tampil dan dinilai sendiri".

Perlunya perubahan kemasan roundown acara yang lebih greget diharapkan mampu menampilkan Ponorogo sebagai ikon Kabupaten berkarakter khusus yang akan menarik wisatawan masuk ke Ponorogo. Masuknya wisatawan akan berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

Kabupaten Ponorogo dengan 300an desa lebih, mampu melaksanakan kegiatan Reyog "gilir gumanti" setiap hari tanpa henti. Masyarakat lokal pencinta reyog dapat menikmati reyog  berkelana antar desa, ini akan menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan untuk datang.

Arus masyarakat akan tergiring fokus pada desa yang melaksanakan pagelaran Reyog, ini akan menjadi marketing khusus desa mengenalkan potensi desanya bisa produk desa atau wisata desa.

Greget kemeriahan akan terbangun dengan kolaborasi antara kegiatan desa bahkan bisa menjadi ikon "Kabupaten Ivent Budaya". Kita asumsikan beberapa kegiatan desa bisa terfokus dalam sehari, pagi gowes bersama dilanjutkan kegiatan subuh keliling, senam sehat, serap aspirasi dengan sarapan bersama warga, pertunjukan musik, games masyarakat ditutup pagelaran reyog serta Keseneian setempat yang lain.



Ponorogo kota santri, Ponorogo kota budayap kesenian reyog yang sudah begitu tersohor tentunya harus mampu menyihir masyarakat nasional bahkan internasional dengan ikon reyog menjadi magnet "Ayo ke Ponorogo". Semua tergantung Pemerintah Daerah untuk mengintegrasikan orientasi antar OPD, antar Desa untuk mengemas sebuah kegiatan yang didukung oleh segenap elemen.(*)

Komentar